KURVA S - Estimasi Proyek

 

 

 

MODUL PERKULIAHAN

 

 

 

Metode Estimasi Biaya Proyek

 

 

 

 

Teknik penyusunan S-Curve

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Fakultas

Program Studi

Tatap Muka

Kode MK

Disusun Oleh

 

 

Fakultas

Teknik

Teknik Sipil

 

09

W11700029

Anom Wibisono, MT

 

 

 

Abstract

Kompetensi

 

 

Matakuliah Estimasi Biaya mengenai cara dalam memperkirakan dan menghitung biaya proyek dalam hubungannya dengan Rekayasa Ekonomi dalam dunia konstruksi

Mahasiswa mampu menjelaskan tentang tentang Metode Estimasi Proyek (Bagian 1)

 

 


 

1.   Pendahuluan

Construction schedule dimaksudkan sebagai dasar bagi Pemilik Proyek (kontraktor dan konsultan) untuk :

1.     Memantau kemajuan pekerjaan kontraktor di lapangan

2.     Menjadi rujukan bagi pembayaran eskalasi / de-eskalasi harga

3.     Mendukung pengalokasian anggaran biaya

4.     Mempertimbangkan permintaan tambahan biaya akibat perubahan pekerjaan

5.      Mendukung permintaan perpanjangan waktu pelaksanaan konstruksi.

Jadual pelaksanaan yang dibuat kontraktor dimaksudkan sebagai bagian dari pengajuan penawaran pada waktu pelelangan dengan mempertimbangkan aspek perencanaan, analisa, dan pemilihan jenis/cara penjadualan. Pertimbangan aspek perencanaan meliputi :

·        APA yang harus dikerjakan ?

·        KAPAN harus dikerjakan ?

·        BAGAIMANA cara mengerjakannya ?

·        SIAPA yang harus mengerjakan ?

·        BERAPA biaya yang harus dikeluarkan ?

Analisis dari pertanyaan di atas menghasilkan komponen dan jumlah kegiatan yang berurutan, mudah dikenali sebagai item pekerjaan, dan indikasi kesulitan dan risiko dalam menyelesaikannya. Analisis juga menghasilkan waktu dan periode pekerjaan, metoda pelaksanaan, pelaksanaan pekerjaan dan dana yang harus disiapkan.  Untuk dapat menyiapkan jadual pelaksanaan, maka ditinjau dari  aspek perencanaan perlu dilakukan  penyiapan tatacara kerja  yang meliputi langkahlangkah sebagai berikut:

·        Melakukan penelaahan awal dokumen kontrak

·        Melakukan penelitian lapangan secara rinci untuk menguji lokasi,sumber daya yang tersedia dan menentukan tingkat kesulitan yang terkait pada pekerjaan yang akan dilaksanakan.

·        Melakukan pengkajian Daftar Kuantitas secara rinci.

·        Melakukan pengkajian Gambar Rencana secara rinci.

·        Menguji Spesifikasi

·        Menguji Syarat-syarat Kontrak

·        Menganalisa pekerjaan yang diperlukan untuk setiap kegiatan

·        Menentukan urutan pekerjaan

·        Menentukan biaya proyek

Langkah-langkah di atas kemudian ditindaklanjuti dengan membuat analisa terhadap hal-hal berikut :

·        Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan setiap kegiatan

·        Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh kegiatan

·        Urutan setiap kegiatan

·        Metoda kerja yang diperlukan untuk menyelesaikan setiap kegiatan

·        Sumber daya yang diperlukan 

·        Resiko yang terkait

·        Biaya sebenarnya untuk menyelesaikan setiap kegiatan 

·        Nilai pekerjaan yang diselesaikan.

Setelah menyelesaikan analisa di atas, kontraktor perlu membuat beberapa jadual dasar sebagai jadual perencanaan kerja, yang nantinya di dalam pelaksanaan konstruksi biasanya memerlukan perubahan-perubahan diseuaikan dengan kondisi lapangan :

·        Jadual kegiatan, yang menentukan secara jelas kerangka waktu untuk setiap jenis pekerjaan.

·        Jadual Sumber Daya, yang menentukan secara jelas rencana ketersediaan tenaga kerja, peralatan dan bahan.

·        Jadual kemajuan keuangan – Kurva S, yang menentukan secara jelas rencana kemajuan pekerjaan dan keuangan proyek.

·        Jadual cash flow keuangan, yang menentukan keadaan pemasukan dan pengeluaran uang.

Langkah dalam menyusun jadual pelaksanaan dapat dilihat pada Tabel 1.1.

B. Jenis Jadwal Pelaksanaan

Beberapa jenis jadwal dapat dipergunakan, tergantung kepada kebutuhan proyek antara lain adalah:

1.     Critical Path  Method (Metoda Lintasan Kritis)

2.     Bar Charts – basic and linked (Diagram Balok – asli dan terkait)

3.     Financial Progress Schedule – S Curve (Jadual Kemajuan Keuangan – Kurva S)

 

 

 

 

 

 

 

C. Financial Progress Schedule – S Curve

Financial Progress Schedule – S Curve menggambarkan rencana dan realisasi pelaksanaan pekerjaan bulanan kumulatif dinyatakan dalam prosentase biaya terserap per satuan waktu terhadap total biaya proyek selama construction period. S Curve itu dapat memberikan informasi pekerjaan berkaitan dengan pembayaran prestasi pekerjaan. Dalam S Curve tercatat: 

1.     No. pay item 

2.     Deskripsi pay item

3.      Nama seksi yang berisi sejumlah pay item

4.      Kuantitas per pay item

5.     Harga satuan per pay item

6.     Total harga dari per pay item

7.     Rincian kebutuhan biaya bulanan per pay item dinyatakan dalam prosen terhadap total biaya konstruksi

            Dari total prosentase rencana pelaksanaan pekerjaan setiap bulan, dapat dihitung jumlah prosentase kumulatif rencana pelaksanaan pekerjaan tiap bulan. Kurva yang menghubungkan prosentase kumulatif rencana pelaksanaan pekerjaan tiap bulan inilah yang disebut Kurva S. Dengan cara yang sama, sesuai dengan realisasi pelaksanaan di lapangan dibuat kurva yang menghubungkan realisasi bulanan di maksud sebagai alat pengendali. 

 

D. Teknik Penyusunan S Curve

Langkah-Langkah Untuk Membuat Kurva S :

1.     Buat tabel yang berisi : WBS (Work Breakdown Structure) atau SRK (Struktur Rincian Kerja), rencana biaya (dari RAB) & jadwal pelaksanaan (schedule) dlm bentuk diagram balok.

2.     Hitung bobot biaya setiap pekerjaan : Bobot biaya suatu pekerjaan.







3.     Rencanakan progress pelaksanaan tiap-tiap pekerjaan (dalam %) setiap periode waktu pekerjaan tersebut

 


 

 

4.     Kalikan bobot biaya dengan rencana progress untuk masing-masing pekerjaan.

5.     Hitung : Rencana pelaksanaan (%) setiap periode = jumlah dari langkah no. 4 untuk setiap periode waktu (setiap kolom).

6.     Hitung : Kumulatif rencana pelaksanaan (%) setiap periode.

7.     Plotkan kumulatif rencana tersebut pada area diagram baloknya, mulai dari 0 % - 100 %.

 





Teknik Penyusunan Kurva S

Proyek harus diselesaikan sesuai waktu/jadwal dan spesifikasi yang telah ditentukan dan biaya yang telah direncanakan bersama. Untuk hal ini diperlukan adanya prosedur untuk menentukan dan memakai sistem pencatatan dan mengikuti kemajuan proyek, biaya dan anggaran, perbedaan dari perkiraan semula, jalannya kemajuan dan biaya, dan perkiraan pada waktu penyelesaian.

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

1.     Ervianto, Wulfram I., Manajemen Proyek Konstruksi, Penerbit Andi, Yoyakarta, 2002

2.     Asiyanto, Ir, MBA, IPM , Manajemen Produksi Untuk Jasa Konstruksi, Pradnya Paramita, Jakarta, 2005

3.     Santosa, Budi, Manajemen Proyek, Penerbit Guna Widya, Surabaya, 2003

4.     Soeharto, Imam, Ir, Manajemen Proyek: Dari Konseptual Sampai Operasional, Penerbit Erlangga, Jakarta, 1999

5.     ,Keputusan Menteri Permukiman Dan Prasarana Wilayah No. 349/KPTS/M/2004 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Kontrak Jasa Pelaksanaan Konstruksi (Pemborongan)

6.     Kelompok 5, 2019, Mata Kuliah Estimasi Biaya Proyek, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Mercu Buana, Jakarta

 

Untuk dapat menyiapkan jadual pelaksanaan, maka ditinjau dari  aspek perencanaan perlu dilakukan  penyiapan tatacara kerja  yang meliputi langkahlangkah sebagai berikut:

·        Melakukan pengkajian Daftar Kuantitas secara rinci.

·        Menguji Syarat Pekerja

·        Menganalisa pekerjaan yang diperlukan untuk setiap kegiatan

·        Menentukan urutan pekerjaan

·        Menentukan biaya proyek

 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konsolidasi Tanah (MEKANIKA TANAH 2)

Jawaban soal Mektan 2